Iman
dalam bahasa arab disebut al-tashdiq yang
berarti pengakuan, keprcayaan pada sesuatu ketetapan hati. Secara terminologi
iman adalah mempercayai dan meyakini allah dengan segala kebesarannya. Sedangkan
orang byang beriman disebut juga mukmin, yang membenarkan dengan hati, lalu
hati nya patuh, lisannya mengucapkan syahadat, dan anggota badannya
melaksanakan perintah Allah swt dengan dasar ikhlas.
Keimanan merupakan dasar bagi sebuah
amal perbuatan merupakan pendorong untuk menuju hal yang baik dan benar dan
dengan iman, seseorang merasa tenang dan aman. Iman itu dpat bertambah dengan
amal shaleh dan berkurang dengan maksiat dan jika iman berkurang akan
meninggalkan hal wajib dan mendekati yang haram.
Taqwa ialah tunduk dan patuh kepada
Allah swt dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Untuk
menjadi taqwa tidak mudah, karena harus dilandasi keimanan yang kuat terhadap
Allah swt. Taqwa bagi umat muslim berperan dalam memperoleh kemuliaan disisi
Allah swt. Ciri orang yang bertaqwa sebagai berikut :
·
Beriman kepada
Allah dan segala kebesarannya dengan dasar keyakinan yang disertai pembuktian.
·
Mendirikan
shalat yang merupakan tiangnya agama dengan benar dan khusyu’.
·
Menginfaqkan sebagian
rizki dari Allah dengan berupa zakat dan shadaqah.
·
Meyakini apa
yang diturunkan kepada rasulullah saw dan nabi-nabi sebelumnya.
·
Meyakini adanya
hari akhir tempat kembalinya kepada asalnya, yaitu Allah swt.
·
Menafkahkan
rizkinya dijalan Allah.
·
Dapat mengendalikan
amarah dan memaafkan kesalahan orang lain.
·
Mempunyai ahlak
yang baik.
Dalam melaksanakan ketaqwaan kepada Allah swt
hendaknya sesuai dengan perintah allah yang dalam firmannya yaitu :”hai
orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu sekalian kepada Allah dengan
sebenar-benar taqwa, dan janganlah kamu sekalian mati kecuali dalam keadaan
selamat (muslim)” (QS.Ali Imran:102)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar